Jakarta – Suasana penuh kehangatan menyelimuti keluarga besar Rumah Qur’an Prapanca pada Senin, 23 Februari 2026. Bertepatan dengan tanggal tersebut, segenap pengurus dan santri merayakan milad yang ke-49 Bapak H. M. Prapanca, sosok pembina yang telah mendedikasikan waktu dan pemikirannya bagi kemajuan pendidikan Al-Qur’an di wilayah Kota Bambu.
Acara syukuran ini berlangsung khidmat dengan agenda utama pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas keberkahan usia dan dedikasi beliau selama ini.
Sosok di Balik Transformasi Rumah Qur’an
Sebagai pembina, Bapak H. M. Prapanca memiliki peran krusial dalam perjalanan panjang lembaga ini sejak berdiri tahun 2011. Di bawah bimbingan beliau, Rumah Qur’an Prapanca tidak hanya fokus pada pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, tetapi juga bertransformasi menjadi institusi yang berdaya bagi masyarakat, termasuk dalam program pemberdayaan yatim dan bunda tangguh.
Momen milad ke-49 ini juga menjadi waktu bagi keluarga besar yayasan untuk merefleksikan kembali visi besar beliau dalam mencetak generasi Qur’ani yang beradab dan mandiri.
Perayaan yang Sederhana dan Penuh Makna
Dalam acara syukuran tersebut, doa-doa terbaik dipanjatkan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan usia, dan kemudahan dalam menjalankan amanah umat.
“Kami bersyukur memiliki sosok pembina yang tidak hanya peduli pada kualitas bacaan Al-Qur’an para santri, tetapi juga kesejahteraan sosial warga sekitar. Milad ke-49 ini adalah momentum bagi kami untuk terus bersinergi di bawah arahan beliau,” ungkap salah satu perwakilan pengurus.
Komitmen Melanjutkan Dakwah
Syukuran ini sekaligus menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pengurus untuk terus menjaga konsistensi dakwah di Rumah Qur’an Prapanca. Seiring dengan selesainya renovasi total gedung pada tahun 2023, Bapak H. M. Prapanca terus mendorong agar fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin demi kenyamanan belajar para santri.
Selamat Milad ke-49, Bapak H. M. Prapanca. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya agar terus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membumikan Al-Qur’an.