Semarak Pawai Obor: Rumah Qur’an Prapanca Sambut Ramadhan dengan Karnaval Meriah

Kota Bambu, Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, suasana di wilayah Kota Bambu Utara tampak berbeda dari biasanya. Ratusan cahaya obor tampak mengular di sepanjang jalan, dibawa oleh para santri Rumah Qur’an Prapanca dalam agenda Karnaval Tarhib Ramadhan.

Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus bentuk kegembiraan warga Kota Bambu dalam menyambut bulan penuh ampunan. Dengan seragam putih yang melambangkan kesucian, para santri berjalan beriringan sambil mengumandangkan sholawat yang menyejukkan hati.

Menghidupkan Tradisi, Mensyiarkan Kebaikan

Pawai obor ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya Rumah Qur’an Prapanca untuk menghidupkan kembali tradisi positif di tengah masyarakat urban. Sepanjang rute keliling Kota Bambu Utara, para santri juga membawa berbagai poster kreatif yang berisi ajakan untuk memperbanyak ibadah selama bulan puasa.

Beberapa sorotan utama dalam karnaval ini:

  • Keliling Kota Bambu Utara: Rute yang melintasi pemukiman warga bertujuan untuk menyebarkan semangat Ramadhan secara langsung kepada masyarakat sekitar.
  • Pesan Dakwah Visual: Poster-poster buatan santri menjadi media syiar yang efektif dan menarik perhatian pengguna jalan serta warga yang menonton.
  • Gema Sholawat & Nasyid: Menambah kekhusyukan suasana malam, sekaligus menunjukkan kekompakan para santri dalam kebersamaan.

Membangun Mentalitas Santri yang Berani Berdakwah

Bagi pengurus, momen ini sangat penting untuk melatih kepercayaan diri para santri. Dengan terjun langsung ke jalanan Kota Bambu, mereka belajar bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di dalam masjid atau kelas, tetapi juga bisa melalui aksi nyata yang menggembirakan masyarakat.

“Kami ingin warga Kota Bambu merasakan energi positif dari kehadiran para penghafal Al-Qur’an. Pawai obor ini adalah simbol bahwa Ramadhan harus disambut dengan persiapan hati yang terang dan semangat yang membara.”

Harapan untuk Ramadhan Tahun Ini

Karnaval yang berlangsung meriah dan tertib ini ditutup dengan doa bersama. Harapannya, semangat yang terpancar dari api obor para santri bisa terus terjaga selama sebulan penuh, menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna bagi keluarga besar Rumah Qur’an Prapanca dan seluruh warga Kota Bambu.

Tags

Berita Lainnya