Category Artikel

 

Inspirasi Prapanca

Santri Penghafal Qur’an: Perjuangan Bu Wida Menembus Batas Usia

🎙️ Diceritakan oleh: Ustadzah Ermi Asma Thaher

Menjadi seorang Santri Penghafal Qur’an bukanlah siapa yang paling cepat, melainkan yang paling gigih bertahan dalam proses. Di Rumah Qur’an Prapanca , kami menyaksikan sebuah ketekunan pada sosok Bu Wida, seorang ibu yang usianya telah melewati setengah abad, namun semangatnya mampu melampaui batas fisik dan ingatan.

Perjalanan Bu Wida dimulai dari titik nol. Saat pertama kali mendaftar, ia bahkan belum mengenal huruf hijaiyah. Di saat rekan sekelasnya sudah mulai tartil membaca Al-Qur’an, Bu Wida masih terbata-bata mengeja “Alif… ba… ta…” —dan tak jarang ia melakukan kesalahan. Hari-hari pertama terasa begitu berat; satu halaman bisa ia ulang hingga dua kali membaca demi lancarnya.

“Ternyata Allah gak lihat siapa yang cepat, tapi siapa yang terus jalan.”

Namun, ada satu rahasia besar di balik kemajuannya: ia tidak pernah bolos dan tidak pernah menyerah. Bulan demi bulan berlalu, perubahan mulai tampak. Ia mulai memahami perbedaan panjang pendek (mad) hingga dengung (ghunnah). Bu Wida sempat berpikir, “Dulu saya kira tajwid itu susah banget… ternyata kalau pelan-pelan, enak juga ya.”

Dari Pra Tahsin Hingga Kelas Tahfizh

Ketekunan membawa Bu Wida melewati berbagai jenjang di kelas Tahfizh dan Tahsin kami. Mulai dari Pra Tahsin, Tahsin 1, hingga akhirnya tiba di ambang Tahsin 4. Tibalah saatnya ujian penentuan menuju kelas Tahfizh—sebuah jenjang akhir yang bergengsi di Rumah Qur’an Prapanca. Dengan optimisme tinggi, ia menjawab setiap soal ujian, dan hasilnya mengejutkan banyak pihak: ia dinyatakan lulus dan naik ke kelas Tahfizh.

Refleksi Perjuangan

Kisah Bu Wida mengajarkan kita bahwa kesuksesan seorang Santri Penghafal Qur’an bukan tanpa kesalahan atau tangisan. Ia sampai di titik ini bukan karena paling pintar, tapi karena ia menolak untuk berhenti. Saat ini, Bu Wida sudah hampir menyelesaikan hafalannya di Juz 30. Ia membuktikan bahwa yang tetap jalan meski pelan, akan tetap sampai ke tujuan.

Dukung Perjuangan Santri Kami

Kontribusi Anda energi menjadi bagi para penghafal Al-Qur’an seperti Bu Wida untuk terus beristiqomah. Sedekah dapat disalurkan melalui:

Logo Bank BSI

Telepon 703-1726-403
Yayasan Ihya Ul Ummah
Logo WhatsApp
Konfirmasi ke: 0851-7415-1748
#PrapancaMengaji
#SantriLansia

Kunjungi Media Sosial Kami

InstagramInstagram         TikTokTikTok          YouTubeYouTube    FacebookFacebook

top

Inactive

Belajar Al-Qur'an Itu Mudah, Menyenangkan dan Berpahala
Program Unggulan