Catatan Perjalanan Ukhuwah – Alhamdulillah, sebuah perjalanan penuh cerita, tawa, haru, dan kebersamaan akhirnya terukir begitu indah. Agenda besar Family Gathering Rumah Qur’an Prapanca 2026 ini bukan sekadar wisata biasa, melainkan momen berharga yang menghangatkan hati kita semua.
- Tujuan: Batukaras – Green Canyon – Pantai Pangandaran
- Peserta: Seluruh rekan, pengajar, staf, dan keluarga besar.
Sejak awal keberangkatan, suasana sudah begitu terasa berbeda. Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah seluruh peserta. Terdapat dua armada bus besar berkapasitas 48 dan 59 kursi yang mengantarkan rombongan menuju Pangandaran. Di dalam bus, ruang dipenuhi semangat, canda, tawa, hingga obrolan hangat yang membuat perjalanan panjang terasa begitu menyenangkan.
Momen Family Gathering Prapanca ini terasa semakin spesial karena tidak adanya sekat pemisah. Bukan hanya para pengajar dan relawan yang ikut merasakan kebahagiaan ini, tetapi juga pasangan, anak-anak, hingga keluarga besar para pendidik. Semua melebur menjadi satu keluarga utuh yang saling menguatkan.
“Di tengah padatnya aktivitas mengajar dan menjalankan dakwah amanah ٱلۡقُرۡءَان, Allah hadirkan waktu untuk tertawa bersama, menikmati ciptaan-Nya, dan menguatkan hati satu sama lain.”
Keseruan yang Pecah di Green Canyon
Sesampainya di kawasan wisata, rasa lelah di perjalanan langsung terbayar lunas. Deburan ombak Batukaras, semilir angin pantai, dan langit biru seakan menyambut rombongan dengan pelukan hangat. Namun, petualangan sesungguhnya baru dimulai ketika seluruh peserta menjajakkan kaki di Green Canyon.
Sunrise Pangandaran yang Penuh Syukur
Pantai Pangandaran pun menjadi penutup yang begitu sempurna untuk hari yang panjang ini. Hamparan pasir yang luas seketika dipenuhi oleh kebahagiaan riuh rendah keluarga besar kami.
Anak-anak berlarian riang di atas pasir, para pengajar duduk bercengkerama, dan seluruh peserta menikmati suasana sore dengan hati yang sangat lapang. Momen melihat matahari terbenam (sunset) di tepi pantai terasa begitu emosional. Ia seolah menjadi pengingat lembut bahwa perjuangan dakwah ini bukan hanya tentang bekerja bersama, tetapi juga tentang bagaimana kita tumbuh dan menua bersama sebagai sebuah keluarga.
Terima Kasih, Para Pejuang Kebaikan
Kami menyadari dari lubuk hati terdalam, agenda sebesar dan semeriah ini tentu tidak akan terwujud tanpa dukungan serta perhatian dari orang-orang baik yang begitu mencintai dakwah.
Rasa Syukur & Terima Kasih Sebesar-besarnya Kepada:
H. Moh Prapanca
dan
Ustadz Fai
Atas kesempatan yang begitu membahagiakan ini. Atas perhatian, cinta, dan kebersamaan yang diberikan kepada seluruh relawan dan keluarga besar Rumah Qur’an Prapanca. Semoga setiap kebahagiaan yang dirasakan menjadi amal jariyah yang terus mengalir tiada henti.